Sabtu, 14 Maret 2015

televisi dan informasi --yuuk intip tips memilih informasi :)



Masa lalu tidak sama dengan masa depan, tidak ada kegagalan hanya ada keberhasilan, bertanggung jawab atas kehidupan, semua yang terjadi adalah yang terbaik, kalau saya mau saya pasti bisa, tidak ada kesuksesan tanpa komitmen, orang yang sukses tidak pernah putus asa, dan tak ada yang abadi. Begitulah kata seseorang kepada saya.

Acara Televisi mana yang kamu pilih?

Haii kawann.. bagaimana kabar kalian? Apakah anda bahagia?
Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya sebagai pengamat televisi selama sepekan. Kegiatan yang saya lakukan ini termasuk tugas kuliah lho..mata kuliah IDKS yang mengharuskan saya untuk menonton Televisi selama satu minggu, dan kemudian acara yang ada di televisi dianalisis satu persatu dengan kategori: sinetron, reality show, talkshow, berita, sport, komedi, infotainment, acara religi/ agama, kartun, dan iklan . masing-masing kategori tersebut saya harus memilih yang terbaik dan terburuk. Kenapa kita diberi tugas seperti itu? Televisi adalah salah satu pusat sumber informasi. Nah, sebagai  calon pustakawan kita dituntut untuk bisa menyaring sebuah informasi dan memilah mana yang baik untuk disampaikan kepada masyarakat dan mana yang tidak baik untuk disampaikan kepada masyarakat. Karena pustakawan adalah penyampai informasi. Kita harus objektif dalam menilai atau memilih suatu informasi. Jadi dengan begitu kita sebagai penyampai informasi tidak akan salah dalam memberikan informasi kepada Msyarakat.
Memang banyak sekali acara-acara yang ditontonkan dalam televisi untuk masyarakat. Oleh karena itu kita harus bisa memilih secara hati-hati mana acara televisi yang baik untuk ditonton dan mana yang kurang baik untuk ditonton terutama untuk anak-anak bangsa. Kita harus bisa mengetahui apakah acar itu edukatif atau tidak? Informatif atau tidak? Inspiratif atau tidak? Mengandung unsur bullying atau tidak? Pornografi atau tidak? Dan lainnya. Jadi  tidak semata-mata memandangnya dengan apakah acara itu menghibur? Tidak itu saja tapi kita haus memperhatikan nilai-nilah yang dikandung dalam acar tersebut. Acara yang dikemas dengan apik dan menarik mungkin akan menarik perhatian masyarakat, namun tidak hanya penampilan yang dilihat tapi isinya juga perlu di perhatikan. Jadi jangan sampai kita tertipu oleh penampilan luar, meskipun dilihat dari cara pembawaan informasinya meyakinkan dan menarik kita harus mencari kevalidannya terlebih dahulu agar tidak salah informasi. Oleh karena itu saya disini akan berbagi kepada kalian semua mana acara televisi yang baik untuk ditonton atau diambil informasinya. Yakni talkshow kick Andy yang sangat inspiratif untuk diambil sebuah pelajaran, Dokter Oz Indonesia yang sangat informatif, dan lain sebagainya.



Oh ya.. terlepas dari diatas, dalam proses penyelesaian tugas ini juga ada kendalanya lho.. saya akan mengupas sedikit tentang kesan dan pesan saya dalam menggarap tugas ini. kKesan saya yaitu ketika menonton TV dengan fasilitas yang sangat sederhanya sebagai anak kosan. Yaitu dengan televisi yang apa adanya, jika menontonnya saya harus memegang antenanya agar tidak kehilangan gambar... coba bayangkan betapa bosennya jika menonton TV dengan memegang antena selama seharian... Ooh yaa rabb tugas ini memang terlihat gampang tapi ternyata susah, begitulah yang saya fikirkan saat itu.. tapi akhirnya dengan dibuat sabar dan enjoy akhirnya selesai juga tugasku sebagai pengamat televisi. Selanjutnya yaitu sensasi dalam berdiskusi di kelas untuk bertukar pendapat terhadap apa yang telah di analisis. Dan pada akhirnya, diakhiri dengan penganugerhan Awward IDKS 2015. Yaitu menentukan pemenang dari yang terbaik dan yang terburuk yang telah dinominasikan dari beberapa mahasiswa kelas IDKS..  Mengasyikan bukan tugas ini???

Untuk penutup saya berpesan, selektiflah dalam menonton televisi, tontonlah apa yang anda butuhkan, ambillah kebaikaannya dan buanglah keburukannya.. okey? Save your time :)
Thankyou telah membaca, semoga bermanfaat :) see you di tulisan berikutnya :):)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar