Minggu, 08 Oktober 2023

Tentang Mak Mertua

 Tulisan ini aku tulis ketika tepat aku mendengar kabar bahwa Mak di panggil Allah. Tulisan ini aku buat semasa waktu covid 2021. Yang mana waktu itu Mak sedang berjuang melawan penyakitnya tapi qadarullah terserang covid juga. 

Tulisan ini sengaja aku post agar aku selalu ingat bahwa Mak sudah menjadi mertua yang baik buatku. 


Terimakasih Mak. sudah mengajarkan lusi banyak hal. beliau adalah org yang sangat dermawan yg pernah ku temui. beliau adalah seorang ibu yang penuh cinta dan kasih kepada anak-anaknya, pun menantunya dan cucu cucunya... 

seorang wanita yang serba bisa dan tangguh. 

banyak pelajaran yang bisa d ambil selama tinggal bareng dengan Mak. 


Mak  yang tak pernah absen shalat tepat waktu. selalu tepat waktu, pun dengan sunnah2nya. walaupun kondisi badan sering tak sehat. tapi tak pernah sekalipun malas beribadah. Mak yang selalu all out untuk keluarga nya. Selalu mendukung penuh anak-anak nya. Mak yang selalu semangat masak makanan kesukaan anak-anak nya walaupun badan tak sehat. Mak yang selalu mendukung Abang ketika Abang mau memulai usaha. ketika gagalpun, Mak selalu membesarkan hati Abang utk bangkit dan memulai lagi. mak yang selalu tertawa dg hal-hal kecil. membuat orang sekitar juga ingin tertawa. mak yang selalu membesarkan hati menantunya untuk sabar atas semua keadaan. Mak yang mau selalu menasehati anaknya agar tak menyakiti istrinya dan menghargai istrinya.

 Jazakillah Khair Mak. Sudah menjadi mertua yang baik untuk Lusi. Semoga Allah ampuni segala dosa Mak. Dan tempatkan Mak di surga-Nya


Jumat, 06 Oktober 2023

Secuil Coretan Rangkuman Halaqah untuk Diriku

 Halaqah 20 Des 2020 bersama wanita wanita hebat


Betapa Islam mengistimewakan perempuan.

Peranan pokok wanita muslimah

1. Hamba Allah (patuh dan taat kpd Allah) harus berlomba-lomba. Q.S. An Nisa  dan At Taubah :71 

Menjaga kesucian dan menanamkan rasa takut PD Allah.

Al Luqman : taat Pd kedua orang tua

2. Wanita sebagai seorang istri

Mengabdi untuk suami, taat dan patuh sama suami, melayani suami, berusaha menyenangkan suami, tidak menambah masalah suami, berpakaian yg bagus di depan suami. 

Istri harus menjaga Marwah diri, suami dan keluarganya. Istri adl pakaian suami. Suami adalah pakaian istri. Memotivasi suami. Istri adalah batrei suami. 

3. Wanita sebagai seorang ibu.

Mendidik anak menjadi anak yang shaleh shalehah. Bagaimana  caranya? Kita harus Mengajarkannya untuk taat pada Allah, mengajarkan  untuk mencintai Rasulullah.

Ajarkan adab Rasulullah ke anak. Bacakan Sirah nabi dan sahabat. Ajarkan taat Pada org tua. Ibu adalah sumber ilmu dan pendidik bagi anak kita. 

Kita sebagai perempuan harus senantiasa belajar terus menerus. 

4. Wanita sebagai saudara bagi masyarakat nya. (wanita muslimah bermasyarakat/ sosial.)

Menjadi Agen of change utk masyarakat. Berdakwah. Menjadi anggota masyarakat yang baik. Menyampaikan ilmu yang kita miliki kepada masyarakat. 

Langkah-langkah nya bisa di mulai dengan :

-- menjaga keshalehahan kita, dengan taat melaksanakan kewajiban - kewajiban yang Allah berikan dan menjaga amalan - amalan sunnah yang telah nabi ajarkan. Ketika kita menjaga keshalihahan kita, bisa juga orang termotivasi untuk ikut melakukan kebaikan apa yang telah kita lakukan.

-- fasih berbicara, ramah kepada masyarakat, tetangga. Tingkatkan public speaking kita, belajar untuk PeDe menyampaikan ilmu kita kepada orang lain (Berdakwah). Jika memang berbicara agak susah kita bisa berdakwah lewat tulisan kita.

-- mendidik anak yang baik, sesuai yang Allah ajarkan dalam Al Qur'an. Dan yang Allah ajarkan lewat para nabi. Berusaha mencetak anak shaleh shalehah. Meminta bimbingan sang pencipta. Dan berdo'a. 

-- ikhtiar untuk berdakwah d lingkungan luar. Hampir sama seperti point nomor 2. Sentiasa berusaha untuk berdakwah di lingkungan sekitar maupun di lingkungan luar. Bisa mulai dari dakwah mengisi acara-acara, mengajar, ataupun bisa lewat tulisan di sosial media kita

-- senantiasa menuntut ilmu. Menuntut ilmu adalah pekerjaan sepanjang hayat. Allah memerintahkan hambanya untuk selalu menuntut ilmu, mengupgrade diri agar sentiasa bisa lebih belajar untuk lebih baik.

Dan yang terakhir 

-- bermuhasabah diri. Setelah semua apa yang di lakukan kita selalu wajib bermuhasabah diri, agar kita sadar kita adalah hamba yang tidak luput dari salah. Sentiasa merendah di depan Allah. Mengoreksi diri, meminta maaf kepada Allah. Dan meminta pertolongan dan bimbingan kepada Allah.